Rapat Virtual PSSI Dan Klub-Klub Liga 1 Belum Ada Kesepakatan

Waktumain88.com – Rapat Virtual PSSI Dan Klub-Klub Liga 1 Belum Ada Kesepakatan –  PSSI menggelar rapat virtual dengan perwakilan klub-klub Liga 1 terkait kelanjutan kompetisi Liga 1 2020, Rabu (27/5/2020).

PSSI diwakili oleh Wakil Ketua Umum Iwan Budianto, anggota Komite Eksekutif Yoyok Sukawi, Endri Erawan, Pelaksana Tugas Sekjen Yunus Nusi, dan Wakil Sekjen Maaike Ira Puspita.

Sedangkan dari PT LIB diwakili Pelaksana Tugas Direktur Utama Sudjarno, Direktur Keuangan Anthony Chandra Kartawiria, Direktur Bisnis Rudy Kangdra.

“Setelah kemarin kami melakukan diskusi dengan APSSI dan APPI hari ini kami melanjutkan diskusi dengan seluruh klub Liga 1 2020,” ujar Plt Sekjen PSSI, Yunus Nusi

“Banyak yang lanjut dengan beberapa syarat, ada juga yang minta dihentikan dengan syarat ada turnamen. Rapat hari ini memang sudah disepakati tidak ada keputusan, hanya kesimpulan dan akan dilaporkan ke ketua umum (Mochamad Iriawan) untuk dibawa ke rapat Exco,” tambahnya.

“Seluruh klub memberikan saran serta masukan terkait kompetisi bila harus berlanjut atau dihentikan. Termasuk PSSI harus melakukan protokoler kesehatan saat berlatih, perjalanan, dan bertanding kepada tim bila kompetisi dilanjutkan,” tuturnya.halaman 2 dari 3

Laporan rapat hari ini akan diserahkan kepada Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan untuk dibawa dalam rapat emergency Komite Eksekutif nantinya. Rapat Komite Eksekutif PSSI dilakukan setelah 29 Mei menunggu info pemerintah terkait status darurat corona.

“Diskusi untuk sama-sama mencari jalan keluar. Tadi para klub memberikan analisa juga perkembangan daerah. Kami memahami di situasi sekarang kesulitan klub untuk memenuhi kewajiban kepada pemain dan pelatih,”

“Kami ingin melindungi klub yang notabene sebagai anggota PSSI bagaimana nanti bila kompetisi lanjut atau berhenti,” jelas Yunus Nusi.

Sementara Plt Dirut, Sudjarno mengapresiasi kepada klub-klub yang memberikan saran serta masukan pada rapat virtual kali ini. Setelah ini PT LIB membuat kesimpulan untuk diserahkan kepada PSSI.

“Kami sudah menyiapkan skema atau opsi bila kompetisi dihentikan atau lanjut. Tapi semua wewenang ada di PSSI,” kata Sudjarno.

 

 

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top