liga italia

Liga Italia : Korban Corona Di Italia Semakin Tinggi, Bagaimana Nasib Liga Italia ?

Waktumain88.com – Liga Italia : Korban Corona Di Italia Semakin Tinggi, Bagaimana Nasib Liga Italia ? – Korban meninggal karena  virus corona di Italia semakin banyak yang tentu sangat menyedihkan kita semua. Negeri Pizza Italia menjadi negara dengan tingkat kematian terbanyak di dunia, mengalahkan China.

Dilansir dari Aljazeera, Senin, 23 Maret 2020, korban meninggal dunia di Italia sudah mencapai 5.476 orang. Laporan terbaru dalam 24 jam atau sehari pada Minggu waktu setempat ada 651 yang meninggal.

Dengan angka tersebut, korban tewas karena corona di Italia meningkat 13,5 persen. Meski angka 651 itu menurun dibandingkan pada Sabtu, rekor kematian dengan angka 793 orang meninggal.

Angka-angka tersebut memunculkan wacana kompetisi sepakbola di Italia, Serie A harus terhenti di tengah jalan. Presiden FIGC, Gabriele Gravina, sempat mengungkapkan keyakinan jika Serie A bisa kembali bergulir pada 3 Mei 2020. Diharapkan, kompetisi bisa rampung pada 30 Juni 2020.

Namun, melihat kondisi terkini, rasa-rasanya mustahil jika memaksakan kompetisi bergulir di bulan Mei. Pilihan yang masuk akal adalah melanjutkan kompetisi bulan Juni dan berakhir pada Juli 2020.

Komentar pesimistis pun muncul dari gelandang AS Roma, Javier Pastore yang merasa sisa laga Serie A musim ini tak mungkin bisa diselesaikan.

“Kita akan melihat apakah kita bermain lagi dari musim ini atau selanjutnya. Sejujurnya, saya pikir itu tidak mungkin untuk menyelesaikan musim ini, karena kita membutuhkan setidaknya 20-30 hari berlatih untuk siap berlaga,” ungkap Javier Pastore kepada Radio Impacto.

“Semua klub akan kehilangan uang, tetapi saya pikir sangat tidak mungkin untuk melanjutkan di mana kita tinggalkan. Itu berarti berakhir nanti dan nanti, jadi harus pindah awal kampanye berikutnya,” tambahnya.

“Tapi kita tidak bisa melakukan itu, karena musim panas mendatang ada Piala Eropa, Copa America dan lainnya,” tegas Pastore.

Scudetto Milik Lazio?

Hal serupa diungkapkan oleh Presiden Brescia, Massimo Cellino yang merasa Serie A terlalu bahaya jka dilanjutkan. Dan untuk juara diberikan kepada siapa yang menginginkannya yaitu Lazio.

“Tidak perlu lagi memikirkan sepakbola, tapi bagaimana untuk bisa bertahan. Ini wabah dan kenyataan, mengenai sepakbola, semua harus dipindahkan musim depan,” kata Cellino, seperti dilansir Daily Mail. 

“Jangan tuli, bagaimana kita menyelesaikan kompetisi ini. Saya hanya berpikir untuk musim depan, untuk Coppa Italia, Scudetto jika Lazio menginginkannya silakan ambil. Mereka takut timnya tidak terkalahkan jadi biarkan saja,” lanjut dia.

Cellino sendiri sedang mengisolasi diri. Sedangkan istrinya tidak bisa kembali karena terjebak di Cagliari.

Di saat terhenti, pemuncak klasemen sementara dipegang oleh Juventus. Mereka mengumpulkan 63 poin dari 26 laga sedangkan Lazio ada di posisi kedua dengan 62 poin dari 26 laga.

Jika memaksakan kompetisi berjalan lagi Juni dan berakhir Juli, ada tantangan tersendiri. Sebab, banyak kontrak pemain yang bakal habis pada Juni 2020.

Lega Serie A dan Federasi Sepakbola Italia (FIGC) akan kembali menggelar rapat terkait kompetisi. Rencananya rapat akan berlangsung Selasa, 24 Maret 2020.

 

Liga Italia : Cristiano Ronaldo masih dinyatakan negatif dari virus corona

Waktumain88.com – Liga Italia : Cristiano Ronaldo masih dinyatakan negatif dari virus corona –  Juara bertahan Serie A Italia, Juventus telah menerima hasil lengkap tes virus corona untuk memastikan kondisi para pemainnya. Dari hasil tersebut diketahui jika tiga orang pemain positif terjangkit virus Corona.

Daniele Rugani adalah pemain Juventus pertama yang dinyatakan positif pada 11 Maret lalu. Padahal beberapa hari sebelumnya, Rugani masih berkumpul bersama para pemain lain untuk berlaga melawan Inter Milan.

Beberapa hari kemudian, Blaise Matuidi juga diketahui positif virus corona. Menyusul Matuidi, Paulo Dybala turut terpapar virus berbahaya tersebut. Bukan cuma berpengaruh kepada para pemain, istri Daniel Rugani dan kekasih Dybala juga ikut tertular virus corona.

Nahasnya, istri Rugani yang bernama Michela Persico itu harus terjangkit virus ketika dirinya tengah hamil empat bulan.

Virus yang awalnya merebak di kota Wuhan, China ini memang cepat sekali menyebar. Melihat hasil tersebut, publik pun dibuat penasaran dengan hasil tes Cristiano Ronaldo.

Dilansir dari RT, Ronaldo masih dinyatakan negatif dari virus corona hingga saat ini. Mantan pemain Manchester United ini memilih untuk melakukan karantina di kampung halamannya yaitu di Madeira, Portugal.

Di Italia sendiri sebanyak 59.138 orang terinfkesi dan 5.476 orang meninggal karena Virus Corona. Sementara di Indonesia sudah 514 orang positif, 29 sembuh, dan 48 orang meninggal dunia per Senin (23/3/2020), pukul 09.00 WIB.

sementara Juventus akan perpanjang kontrak pemain Liga Italia mereka Gianluigi Buffon saat situasi di negara itu masih mencekam.

Juventus siap berikan perpanjangan kontrak pada Gianluigi Buffon yang sebelumnya sudah beberkan alasan pilih kembali ke klub lamanya tersebut. Pemain kelahiran 28 Januari 1978 itu bahkan akan dapat perpanjangan kontrak setahun lagi saat situasi di Italia masih mencekam dihantam wabah virus berbahaya.

Selain Buffon, pemain Nyonta Tua lainnya yang akan habis masa kontrak mereka adalah Blaise Matuidi dan korban gigitan Luis Suarez, Giorgio Chiellini. Menariknya, kedua pemain itu dikabarkan The Futaa juga akan dapat perpanjangan kontrak meski belum diketahui berapa lama durasi tambahannya.

Ketiga pemain sama-sama akan habis masa kontraknya pada 30 Juni mendatang. Tidak terlalu mengecewakan, ketiganya dinilai klub layak dapat tambahan masa bakti di tim raksasa Serie A tersebut.

 

Scroll to top