UEFA dan FIFA Berbeda Pendapat Akan Kelanjutan Sepakbola

Waktumain88.com – UEFA dan FIFA Berbeda Pendapat Akan Kelanjutan Sepakbola – UEFA dan FIFA beda pendapat soal aman-tidaknya memulai lagi musim sepak bola yang tertunda sejak awal Maret 2020 ini. Mungkin UEFA terdesak kepentingan finansial.

Kepala medis UEFA Dr Tim Meyer pada hari Rabu mengatakan “sangat mungkin” untuk memulai kembali musim 2019/2020 yang telah terhenti selama satu setengah bulan akibat merebaknya wabah Covid-19.

“Dalam membahas potensi untuk kembali memainkan sepak bola kompetitif, sepak bola tingkat elit, kesehatan para pemain, semua yang terlibat dalam pertandingan dan masyarakat luas sangat penting,” kata Meyer dalam sebuah pernyataan.

“Semua organisasi sepakbola yang berencana memulai kembali kompetisi mereka harus menghasilkan sebuah protokol [keamanan] komprehensif yang menentukan kondisi sanitasi dan operasional guna memastikan bahwa kesehatan mereka yang terlibat dalam permainan dilindungi dan kebijakan publik [soal jarak sosial] tidak dilanggar.”

“Di bawah kondisi ini dan dengan menghormati penuh undang-undang setempat [setiap negara] maka sangat mungkin untuk memulai kembali kompetisi yang sudah dihentikan selama musim 2019/2020,” tambah pria asal Jerman tersebut.

Komentar Dr Tim Meyer datang hanya satu hari setelah Ligue 1 Prancis dinyatakan berakhir usai Perdana Menteri Edouard Philippe mengatakan sepak bola profesional dan olahraga lainnya tidak akan diizinkan untuk dimainkan sampai bulan September 2020. Dengan demikian Ligue 1 telah bergabung dengan Liga Belanda dan Liga Belgia untuk menjadi liga ketiga di Eropa yang dibatalkan karena hantaman Covid-19 ini.

Namun UEFA dan FIFA terlihat berbeda pendapat. Pernyataan Tim Meyer tersebut bertentangan dengan pendapat Kepala Medis FIFA Michel D’Hooghe, yang pada hari Selasa mengatakan kepada BBC bahwa dia “sangat skeptis” bahwa musim sepak bola ini bisa digulirkan kembali.

“Dunia belum siap untuk sepak bola yang kompetitif, saya harap ini bisa berubah dengan sangat cepat dan saya dengan tulus berharap soal itu. Hari ini Anda membutuhkan lebih banyak kesabaran,” kata D’Hooghe.

Menteri Olahraga Italia Vincenzo Spadafora mengatakan pada hari Rabu bahwa Italia mungkin harus mengikuti jejak Prancis dan Belanda untuk mengakhiri Serie A karena situasi buruk saat ini.

 

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top